Menguji Relevansi Konsepsi Governance Melalui Praktik Penanganan COVID-19 di Indonesia

Peneliti kami, @pratamaasatria kembali berkontribusi dalam sebuah publikasi. Kali ini karyanya masuk dalam buku berjudul Demokrasi dan Civil Society: Inovasi Tata Kelola Pemerintahan dan Peran Masyarakat Sipil di Indonesia.

Pada halaman 164-183 buku ini, analisis tentang tata kelola penanganan pandemi dituangkan dengan judul sub-bab “Menguji Relevansi Konsepsi Governance Melalui Praktik Penanganan Covid-19 di Indonesia”.

Tata Kelola pemerintahan hari ini dominan merujuk pada konsepsi governance yang memposisikan swasta secara istimewa sejajar dengan Negara. Namun demikian, penyelenggaraan program-program penanganan COVID-19 di Indonesia lantas menantang kemapanan relasi antar aktor yang telah lama eksis di dalam konsepsi governance tersebut.

Faktanya, hari ini, terdapat pula aktor di luar negara dan swasta, yaitu masyarakat, yang harus dipertimbangkan ulang posisinya di dalam konsepsi governance karena terbukti memberi sumbangsih yang tidak kecil bagi penanganan pandemi.

Tulisan ini lantas sampai pada kesimpulan bahwa relevansi governance, khususnya mengenai relasi antar aktornya, jadi perlu dikaji ulang karena peran masyarakat menguat justru ketika pandemi terjadi. Pandemi, tidak bisa dipungkiri, telah meningkatkan daya tawar masyarakat di hadapan negara dan swasta dalam konsepsi governance.

Artikel selengkapnya bisa Anda download melalui link di bawah ini dengan password: sri

Total Page Visits: 414

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *