Analisis Kekuasaan Diskursif untuk Merespon Kebijakan Penanganan Pandemi COVID-19

Penelitian ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat menemukan unsur-unsur politis dalam kebijakan penanganan COVID-19 yang disusun oleh Pemerintah. Adapun hal tersebut perlu dilakukan karena nuansa politis yang muncul dari masyarakat terhadap kebijakan penanganan COVID-19 yang disusun oleh Pemerintah masih dominan bersifat kelembagaan dan baru dikaji dari topik-topik populer seperti ekonomi, pemerintahan, virologi hingga kedokteran.

Dikerjakan dengan panduan analisis kekuasaan dan wacana kritis dan dipandu pula oleh rumusan masalah “bagaimana idealitas praktik penggunaan ilmu politik untuk membaca kebijakan-kebijakan penanganan pandemi COVID-19 yang disusun oleh pemerintah?”, penelitian ini lantas sampai pada beberapa hasil sebagai berikut.

Pertama, bahwa kekuasaan ternyata terdiri dari beberapa tingkat dan masing-masing dari tingkat kekuasaan tersebut berkaitan satu sama lain. Kedua, bahwa tingkat-tingkat kekuasaan tersebut lantas juga bisa didalami melalui analisis wacana sebagai sebuah metode penelitian alih-alih kerangka teoretik. Ketiga, bahwa tingkat-tingkat kekuasaan tersebut juga inheren dengan konsep wacana. Akhirnya, besar harapan, setelah mengetahui derajat keutuhan isu politik pada tingkat yang seharusnya, masyarakat jadi lebih mengerti posisi politiknya terhadap kebijakan penanganan COVID-19 yang disusun oleh Pemerintah.

Artikel tulisan bisa di download menggunakan password: sri

Total Page Visits: 399 - Today Page Visits: 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *